Istilah komunikasi antar budaya secara luas mencakup semua bentuk komunikasi diantara orang – orang yang berasal dari kelompok yang berbeda. Namun, secara lebih sempit juga mencakup bidang komunikasi diantara kultur yang berbeda.
Komunikasi Antar Budaya mencakup 8 bidang,yaitu :
- Komunikasi antar Budaya
- Komunikasi antar RAS Komunikasi antar Etnis
- Komunikasi antar Agama
- Komunikasi antar Bangsa (komunikasi Internasional)
- Komunikasi antar Sub-kultur
- Komunikasi antar Sub-kultur dan kultur yang dominan
- Komunikasi antar jenis Kelamin
"Orang – orang dari kultur yang berbeda akan berkomunikasi secara berbeda pula. Jadi, jika kita ingin berkomunikasi secara efektif, kita perlu menghargai dan memahami perbedaan – perbedaan ini"
- Recognize and reduce your ethnocentrism :
Jangan selalu menilai bahwa hanya kultur anda-lah yang paling benar sehingga meremehkan kultur lain. Sadarilah perbedaan antara anda dengan orang yang berbeda kultur, sadari juga bahwa perbedaan selalu ada dalam kelompok apapun, jangan bersikap stereotype atau menganggap bahwa perbedaan dalam kelompok itu tidak penting. Hargai setiap perbedaan yang ada dan jadikan hal ini sebagai wawasan baru bagi anda.
- Be Mindful :
Manusia sering kali berada dalam keadaan mindless/ketidak sadaran. Sebagai contoh, kita tau bahwa kanker tidak menular, tapi kita tetap menghindari bersentuhan dengan penderita kanker.
Begitu juga bila kita berhubungan dengan orang lain yang berbeda kultur, seringkali kita berada dalam ketidaksadaran sehingga bertindak tidak rasional. Kesadaran dalam konteks komunikasi antar budaya ini memiliki sisi positif dan negatif. Positifnya, hal ini membuat kita menjadi lebih waspada dan berhati – hati untuk mengatakan hal-hal yang mungkin tidak patut. Negatifnya, Hal ini membuat kita jadi tidak spontan dan kurang percaya diri. Jadi, usahakan untuk selalu berada dalam keadaan ‘sadar’ setiap kali berkomunikasi dengan orang dengan kultur berbeda.
- Face Fears :
Jangan takut untuk memulai dan menjalani komunikasi yang tak biasa dilakukan. Bertemu dengan orang yang berbeda kultur mungkin akan memberikan pengalaman baru dan membuka wawasan anda.
- Avoid over attribution :
Hindari memakai atribut atau istilah – istilah yang mungkin hanya dikenal di lingkup kultur anda. Gunakanlah bahsa dan istilah yang global sehingga dapat mencegah kesalah pahaman dan memperlancar proses penyampaian pesan.